membaca cepat

Sejak TK kita sudah diajari membaca.
Yang menarik adalah berapa banyak siswa yang mahir bisa membaca cepat ?.
Lalu karena membaca cepat bukan suatu bidang mata study, berapa banyak siswa yang menekuni serius agar bisa membaca cepat?

Tentang membaca cepat siswa yang bisa membaca cepat, pun terkadang tidak dianggap sebagai siswa yang istimewa. Padahal membaca cepat adalah barometer IQ seorang siswa.
Lantas kesalahan ada pada guru atau siswa?
Jangan-jangan guru karena terpaku kurikulum, lupa membekali siswa akan keterampilan membaca cepat.
atau jangan-jangan siswa terjebak mengejar nilai sehingga mengabaikan keterampilan membaca cepat.
Atau jangan-jangan pula keterampilan membaca cepat tidak ada dalam kurikulum agar bisa dijadikan komoditi bisnis bagi sebagian orang dengan membuka les membaca cepat.
ah... agaknya masih jauh panggang dari api.

2 komentar:

  1. tehnik membaca yang sangat afektif untuk diterapkan disemua jenjang. thanks

    BalasHapus
  2. Memang membaca cepat sangat membantu untut semua jenjang Pak.
    Lalu dimana nih letak kesalahannya atau mau cari solusinya?

    BalasHapus

Sumonggo Panjenengan Isi Komentar nanging ingkang Sopan nggih